Hapus tayangan sinetron yang tidak mendidik,(Rating Jadi Tuhannya Sinetron).

 Menyimak tayangan Sinetron yang ada di tanah air ini memang sangat memprihatinkan,bagaimana tidak cerita yang di angkat sangat-sangat tidak bermutu.Cerita yang di  tayangkan sudah bisa di tebak,kalau tidak tentang Cinta,Perselingkuhan,Kebencian,Kekayaan,Perbudakan dan Banyak lagi.Seperti yang di lontarkan oleh pihak KAPANLAGI.COM - Tayangan sinetron banyak mendapat perhatian publik, karena dianggap kurang mendidik. Dampak negatif diduga telah banyak ditimbulkan dari setiap adegan yang sarat kekerasan, hardikkan dan sikap-sikap negatif lain.
Pengamat media Maman Suherman mengatakan adegan di sinetron terlalu dibuat-buat dan berbahaya bagi penonton. Banyak cerita di sinetron yang diproduksi karena pihak Production House berpatokan pada rating, tanpa memikirkan isi dari cerita.
"Banyak adegan aneh di sinetron yang membodohi masyarakat. Sebagai contoh ada sinetron yang pemainnya tiba-tiba dari pria tulen menjadi kebanci-bancian, setelah cerita dilanjutkan ternyata pengaruhnya adalah pria tersebut melakukan cangkok ginjal perempuan. Ini kan aneh," urainya saat ditemui dalam acara Publikasi Penelitian Remotivi di Bangi Kopitiam, Pasar Baru, Jakarta Pusat, Kamis (29/11).
"Terlalu sering dalam waktu singkat cerita diubah karena menurut mereka bisa mendongkrak rating tapi tidak masuk akal. Sinetron itu menggangap rating adalah Tuhannya," sambungnya.
Dia berharap masyarakat Indonesia bisa lebih pintar dan lebih berani untuk menentang cerita sinetron yang tidak mendidik. Dia pun mencontohkan yang dilakukan ibu-ibu di Amerika yang berani menuntut suatu program acara yang menonjolkan kekerasan.
"Di sana ada tayangan kartun yang ratingnya tinggi sekali. Tapi karena ibu-ibu sadar bahwa tayangan itu berbahaya bagi anak-anak mereka karena menonjolkan kekerasan, mereka berani membuat suatu komunitas dan menuntut tayangan tersebut untuk berhenti," tutur Maman. (kpl/pur/dis/dar)

Kembali Ke Awal

ads

Ditulis Oleh : Den Triway Hari: 8:06 PM Kategori:

0 komentar:

Post a Comment

Alangkah tidak berkesannya jika anda sudah mampir tetapi tidak meninggalkan komentar atau ucapan apa-apa.

 

Teman Blog

Profil

My photo

Mari berlari dengan kekuatan kaki,
Mari bernyanyi dengan kekuatan Hati.

Jualan Online