Lokasi Antena Radio yang Ditabrak Hercules Tak Sesuai Aturan ICAO

Jakarta - Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Agus Supriatna menyatakan, keberadaan antena radio di lokasi kecelakaan andil menyebabkan kecelakaan Hercules. Harusnya antena itu tidak boleh berdiri di sana. 

Antena yang dimaksud merupakan antena radio milik sekolah Bethany. Antena yang dibangun di atas ruko tiga lantai itu tingginya sekitar 35 meter dari permukaan tanah. Nah, menurut Agus seharusnya kawasan itu steril dari material bangunan setinggi itu, dan hal itu juga diatur dalam aturan International Civil Aviation Organization (ICAO).

"Antena ini kalau seusai dengan aturan Annex 14 ICAO, itu harus di luar 15 degrees perpanjangan runway. Nah ini ternyata ternyata kita hitung, di dalam. Dan jaraknya kurang lebih 3.200 meter," kata Agus kepada wartawan di Lanud Soewondo, Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/7/2015).

Disebutkan Agus, karena situasi mesin yang mati menyebabkan pesawat tidak bisa naik secara normal. Dalam situasi itu pilot kemudian memutuskan untuk turun, ternyata kemudian menabrak antena itu.

Akibatnya pesawat oleng dan kemudian jatuh dalam posisi terbalik menimpa bangunan yang berada di Jalan Djamin Ginting, Medan. Sekiranya antena itu tidak ada, pilot diyakini masih bisa bermanuver mengatasi masalah mati mesin yang dialaminya. 

Sumber : http://news.detik.com/berita/2958611/lokasi-antena-radio-yang-ditabrak-hercules-tak-sesuai-aturan-icao

ads

Ditulis Oleh : Den Triway Hari: 3:00 AM Kategori:

0 komentar:

Post a Comment

Alangkah tidak berkesannya jika anda sudah mampir tetapi tidak meninggalkan komentar atau ucapan apa-apa.

 

Teman Blog

Profil

My photo

Mari berlari dengan kekuatan kaki,
Mari bernyanyi dengan kekuatan Hati.

Jualan Online